ƸӜƷ♥ Pena Taqdir, dalam aksara Fana Kehidupan ♥ƸӜƷ

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

 Satu hari berganti lagi, lembaran baru kembali terisi oleh kisah yang masih belum bertepi dan pena takdir masih saja terus menari, seakan tak ingin berhenti, goreskan cerita suka dan duka, akhirnya pada koma aku terjeda, akankah sampai pada titiknya?, ataukah terus menggantung pada sebuah tanya? Adakah aksara yang terangkai menumbuhkan rasa?, membangkitkan jiwa?, untuk lebih dekat menautkan jemari kita menyapa Kehidupan senja dan mencipta makna pada satu muara "cinta karena-Nya"

"Tiada suatu bencana yang menimpa di bumi (tidak pula) pada dirimu sendiri,melainkan ia telah tertulis dalam kitab (lauh mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya" (AL-Hadid;22) pena takdir telah mengering ,lembaran-lembaran catatan perjalanan hidup telah di simpan,setiap perkara telah di hapus dan takdir telah di tetapkan.Maka, "Katakanlah: 'sekali-kali tidak akan menimpa kami ,melainkan apa yang telah di tetapkan oleh ALLAH bagikami'."(Al-Taubah:51) Apa yang akan menimpa kita tak kan pernah luput.dan apa yang bukan jatah kita takkan pernah menimpa.jika keyakinan ini tertanam kuat pada jiwa kita dan kukuh bersemayam dalam hati kita,maka setiap bencana akan menjadi karunia,setiap ujian menjadi anugrah,dan setiap peristiwa menjadi penghargaan dan pahala.

Sebuah Perenungan saat mendapat kabar Cece Leni kecelakaan dan memerlukan operasi dikepalanya. semoga tabah dan ikhlas menjalani ketentuan Ilahi.

Medio Minggu diawal Juni 2012

Komentar