Memaknai Ulang Tahunku Kali Ini


Apa makna ulang tahun? tentu berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang memaknainya dengan merayakan ulang tahun dengan pesta bersama teman-teman, ada juga yang berbagi cuka cita dengan mengajak makan anak-anak yatim, ada juga yang hanya bertafakur kepada Ilahi sambil mengingat-ingat apa saja amal perbuatan yang telah dikerjakan sebagai hamba Allah. Setiap orang berhak merayakan datangnya hari pergantian umur dengan caranya masing-masing.

Bagiku yang di lahirkan Kamis, Legi 43 Tahun yang lalu, Hari ini merupakan pertanda bahwa tahun-tahun menjelang kembali keharibaan Ilahi menjadi semakin dekat. Ucapan selamat dari keluarga tercinta, kakak-adik, keponakan, teman, sahabat dan semua orang-orang terdekat, merupakan anugerah tersendiri. Syukur alhamdulillah dan terima kasih atas doa-doa yang diberikan, mudah-mudahan Allah Yang Maha Baik mengijabah doa-doa yang dipanjatkan untuk saya dengan tulus.


Bersama Keluarga Kecilku
Cintaku takkan pernah habis buat mereka
Banyak hal yang masih harus aku perbaiki, tingkah laku dan perbuatan, terutama ketaqwaan kepada Sang Khaliq yang telah memberikan waktu kepada saya untuk dapat menghirup udara dengan bebas setiap waktu serta dapat menikmati kehidupan duniawi yang telah diberikan oleh Sang Pencipta yang tiada tara banyaknya.

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ 
(Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban) 

artinya : Maka nikmat Allah yang manakah yang engkau dustakan?

Sekali lagi terima kasih kepada semuanya, mudah-mudahan disisa umur yang masih ada, saya masih bisa memberikan manfaat kepada orang-orang tercinta yang berada disekeliling saya. Amien…. ya Rabbal alamin…