Menikmati "SENJA" Bersama

oleh Abdul Azis Setiawan pada 26 Oktober 2011 jam 11:27
Seorang kakek menyuapi istrinya (sang nenek) yang sedang sakit. Terlihat sangat menyentuh dan mungkin inilah salah satu moment paling romantis dalam hidup sepasang manusia.

Apalah arti kata “I love you" bila hanya sebatas lisan tanpa tindakan nyata saling menjaga, mengasihi , dan berjanji setia untuk seumur hidup ?


Sang kakek seumur hidupnya tidak pernah mengucapkan “aku cinta kamu.” ketika ia melamar calon istrinya, kecuali tiga kata : “Percayalah kepada saya.”

Saat si istri melahirkan anak perempuan mereka yang pertama, laki-laki itu mengatakan: ” Maaf ya, saya sudah menyusahkan kamu.”

Ketika anak perempuannya menikah, si istri merasa kehilangan dan si suami ini hanya merangkulnya sambil mengatakan: “Masih ada saya.”

Ketika si nenek itu sakit parah, ia mengatakan kepadanya: “Saya akan selalu ada disampingmu.”

Ketika si nenek sakitnya semakin parah dan akan meninggal, suaminya dengan linangan air mata hanya mengatakan kepada istrinya: “Kamu tunggu saya ya.“

Seumur hidup, ia tidak pernah sekalipun mengucapkan “aku cinta padamu”, tetapi “CINTA”nya tidak pernah meninggalkannya. Cinta yang diwujudkan dalam hidup keseharian mereka. Seumur hidup tindakan dan perbuatannya selalu penuh dengan CINTA.

Mungkin sudah sulit menemukan pasangan seperti ini, tapi tidak tertutup kemungkinan masih ada pasangan-pasangan yang demikian kuat rasa cintanya di dunia ini. Semoga demikian pula untuk semua pasangan yang sudah memutuskan untuk hidup berkeluarga.

Jadilah Opa & Oma paling romantis, versi Anda masing-masing.Mudah2an cerita sederhana ini bermanfaat.


 

Hikmah : 

Saat kau ingin melepaskan seseorang,ingatlah saat kau mendapatkannya,
saat kau mulai bosan ingatlah saat2 terindah bersamanya,
saat kau mulai berbohong,ingatlah saat dia jujur ap adanya,
akhirnya kau akan merasakan makna mencintai....:)

Hati adalah Permata diri, seumpama Benih bagi pohon, seumpama Kompas bagi kapal..
Banyak hal berawal dari Hati, maka menjaga Hati itu perlu, 
seperlu kita mkn dan minum, seperlu kita tidur dan bekerja........

Hati yg bersyukur, akan melihat hidup ini bagai hamparan sawah nan hijau dan indah, 
pun bila deras hujan mengguyur..
Sebaliknya hati yg penuh keluh, akan melihat hidup ini bagai jalanan terjal berliku, begitu berat, tdk menyenangkan pun bila hangatnya sinar mentari menyirami......

Maka yang terbaik adalah : 
Sirami Hati kita dengan segala kebaikan dan keindahan, 
pupuk hati kita dengan rasa SYUKUR...
Percayalah,..
langkah kita akan terasa lebih ringan, 
dan hidup kita terasa lebih Hidup....

Komentar