12 Tahun Hatimu dan Hatiku Bersatu



Alhamdulillah Wasyukurillah Allah telah mengijinkan kami  selalu bersama dalam biduk Cinta Kasih dalam mengarungi samudera Kehidupan  Hingga  mencapai usia 12 tahun. ya.. usia yang masih belia. jika diibaratkan seorang anak manusia masih berusia remaja.

Dalam menjalani Mahligai kehidupan ini kami pernah merasakan  ombak-ombak dan riak gelombang mempermainkan bahtera kami, membuat perjalanan kami tersendat dan sedikit terganggu. Namun semua itu tidaklah berarti karena udara kemaafan yang senantiasa engkau tebarkan menjadikanku begitu nyaman berada disampingmu untuk mendapat Ridho Allah dunia dan Akhirat serta Mencari dan terus mencari Cinta-Allah.
 

Dengan luasnya maaf yang engkau tawarkan, aku mulai sadar. Bahwa menjadi seorang Khodijah, Fathimah, atau Aisyah, sangatlah tidak mudah. Terlalu mahal! Karena aku tak cukup memiliki lembar-lembar uang untuk membeli keikhlasan. Aku hanyalah perempuan biasa yang tak memiliki keistimewaan apapun, terlalu banyak menuntut hingga membuatmu kelelahan dengan segala keinginanku. Tapi ketahuilah bahwa dalam relung hatiku yang terdalam, aku begitu ingin meniru sosok-sosok perempuan hebat itu. Selalu mengabdi pada Allah, padamu juga pada anak-anak kita.


Terimakasihku padamu yang senantiasa menasehati dan mengingatkanku bahwa segala apa yang ada dibumi ini hanya Titipan Allah semata, Nyawa, anak, harta tahta dan Pangkat serta semua yang ada di bumi  akan kembali kepada Sang Maha Pemilik yang kekal abadi. Membimbingku dalam memanfaatkan setiap waktu yang kita miliki untuk beribadah dan mengikuti segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

♥ Semoga Mahligai ini akan terus berjalan hingga ketujuan akhir hayat kami dan Semoga kebersamaan kami  tetap terjaga dalam Sakinah Mawadah dan Warohmah selamanya. Juga dalam membawa dua orang titipan Ilahi menuju jalan yang selalu Allah Ridhoi. Amin ♥