Penyuluhan "Deteksi Kanker Sejak Dini" oleh YPKI

Dalam rangka menunjang Program Indonesia Sehat Kanker dan merealisasikan kepedulian terhadap para penderita Kanker, YPKI (Yayasan Peduli Kanker Indonesia) mengadakan  Sosialisasi Penyakit Kanker yang di bawakan oleh  Bapak Sonny Heru Fidianto. Kamis (12/07)

Dalam kesempatan ini Bapak Sonny Heru Fidianto.menyampaikan tentang bahayanya penyakit kanker seperti Penyakit Kanker Rahim, Payudara, Paru-paru  dan Prostat, ini menunjukan bahwa setiap tahun penderita Kanker jumlahnya meningkat tajam. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar dapat menambah wawasan dan mengurangi jumlah penderita kanker yang sangat rentan terutama bagi Ibu- Ibu rumah tangga.

Untuk mencegah dan mengantisipasi penyakit kanker tersebut diantaranya harus memperhatikan pola makan yang berlebihan, mengenali makanan yang dikomsumsi, mendeteksi gejala awal dengan cara mencari informasi dan pengetahuan tentang penyakit kanker tersebut. Ia juga menyatakan bahwa hampir 70-80% penyakit kanker disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang salah. Kanker bukanlah suratan nasib yang menyerang secara acak tanpa obat atau tanpa sebab, namun berhubungan dengan lingkungan yang kita ciptakan, gaya hidup, dan pola makan yang kita pilih. Ada tiga kelompok ancaman utama bagi kesehatan sel-sel tubuh kita, yaitu makanan, lingkungan, dan zat radikal bebas.

penelitian menunjukkan kaitan erat antara diet dan kanker. You are what you eat!Pernyataan itumenggambarkan bahwa pola makan kita menentukan tingkat kesehatan tubuh kita. Makanan berperan sebagai sumber energi, pertumbuhan,dan zat pembangun sel-sel tubuh,namun dapat juga menjadi “racun” yang merusak, bahkan sedang “membunuh” kita secara perlahan-lahan.

Setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari Bapak Sonny sayapun jadi ngeri karena tanpa kita sadari, ternyata diri kita sendirilah yang membuat  “sakit” itu sendiri tanpa kita sadari. Saya pun termotivasi untuk  berusaha hidup lebih sehat agar terhindar dari kanker. dengan tidak memasak menggunakan penyedap, memakai minyak goreng cukup 2 - 3 kali, mengurangi mengkonsumsi makanan kemasan siap saji dan lain sebagainya. Memang semua yang terjadi atas diri kita adalah kehendak Tuhan, namun apa salahnya berusaha sebaik mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. "Mencegah lebih baik daripada mengobati". Semoga Bermanfaat buat para pembaca di blog saya ini.


Sosialisasi Kanker Di Bunga Bangsa islamic school oleh YPKI

Komentar