Seminar "Menjadi orang tua efektif " Seni berkomunikasi dan membangun kemandirian anak"



Sabtu, 30 Juni 2012, saya dan beberapa rekan kerja mengikuti Seminar "Menjadi orang tua efektif "Seni berkomunikasi dan membangun kemandirian anak" (Parenting Skill Training) oleh Miftahul Jinan yang diselenggarakan oleh DPU (Dana Peduli Umat) Kaltim dan Griya Parenting. bertempat di ruang Melati Hotel Mesra Internasional. Jalan Pahlawan No.1 Samarinda, Kalimantan Timur


Pada kalimat pembuka moderator  yaitu Bapak Ruman Nasruddin mengatakan Menurut Drs Edi Kuntjoro, M.Pd, kepala sekolah Al-Hikmah Surabaya  "Bila ingin menjadi dokter ada universitasnya, bila ingin menjadi professor ada perguruan tingginya. Namun menjadi orang tua tidak ada sekolahnya" . Kalimat ini menarik untuk disimak, karena proses untuk menjadi orang tua itu secara alami akan dijalani oleh setiap mahluk ciptaan Allah dimuka bumi ini.

Anak dengan tingkah pola kesehariannya sangat berfariasi "Menjengkelkan dan menyenangkan" tetapi benarkah semua tingkah polah itu adalah bentuk asli dari pribadi dan sikap mereka..?, Menurut Ustadz Muftahul Jinan "Anak mungkin gagal mengikuti kata-kata kita, tetapi tidak pernah gagal didalam meniru perilaku kita".

Berikut uraian tips dan trik menjadi orang tua yang bijak dalam menyikapi tingkah polah anak kita yang telah saya dapatkan dari hasil seminar "Menjadi Orang Tua Efektif"   Seni berkomunikasi dan membangun kemandirian anak. 

Tips Dan Trik Smart Parenting


Tak hanya memberi tips dan trik dalam menghadapi anak kita, Ustadz Miftahul Jinan juga memberikan beberapa kutipan yang di ambil dari ayat suci Al-Qur'an dan Hadist sebagai bahan Bahan Renungan kita

"Barang Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah ia berbicara baik atau diam" (Hadis Bukhori:5559), maknanya jika dalam keadaan emosi atau marah lebih baik diam daripada kita mengeluarkan kalimat tidak pantas atau julukan buat anak kita.


"Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah Orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar" (QS Al-Hujurot, ayat 3), maknanya biasakanlah tidak berbicara dengan nada tinggi kepada anak-anak kita kita.


“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranyakamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya", (QS Ali Imran, 159).

Semoga apa yang saya bagikan dari hasil seminar ini dapat bermanfaat buat para orang tua seperti saya ini. dan semoga Allah senantiasa memberikan Rahmat dan Hidayahnya kepada kita semua dalam menghadapi tingkah polah anak-anak kita yang merupakan titipan Allah buat kita. Insya Allah.

Komentar