Cari Postingan

Terjemahkan Blog dengan klik bendera yang ada dibawah ini :

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

“EKSPRESIKAN SAMARINDA DENGAN KATA”



Emang sekarang Samarinda kita punya apa ya……
Kebudayaan banjar sangat mempengaruhi  pola hidup dan bahasa masyarakatnya, tradisi naik ayun, khataman dan betimung masih kuat dalam tradisi masyarakat kita
Samarinda telah menjadi kota yang berkembang dari waktu ke waktu,dengan seabrek masalahnya, namun tetap menjadi kota impian bagi sebagian orang
Perkembangan kota turut meningkatkan laju perkembangan ekonomi masyarakatnya
Ragam etnis ada disini.  Dayak, Banjar, Kutai,  Bugis  dan Jawa  tapi kita tetap hidup rukun dan damai, mari pertahankan hidup bermasyarakat yang damai dan tentram diantara kita.
Eksploitasi Batu Bara  dan pembangunan perumahan  yang kini menjadi momok bagi kota Tepian ini, karena berdampak dengan banjir dimana-mana. sampai kapankah semua ini berakhir... masih kurangkah Tumbal anak-anak yang menjadi korban dari kolam raksasa yang ditinggalkan dari hasil penambangan itu.....?
Solusi untuk menangani banjir tetap berjalan tapi apa iya banjir ini bisa diatasi selama sungai-sungai yang dangkal tidak di keruk, selama eksploitasi batu bara dan pengembangan perumahan tidak dibatasi perijinannya……?
Iimpian akan kota TEPIAN yang TEduh raPI Aman dan Nyaman nantinya hanya akan menjadi sebuah angan semata


Samarindaku oh…. Samarinda…..Tragedi kebakaran masih merebak dimana-mana. apakah sebuah keteledoran atau peringatan agar pemerintah lebih memperhatikan rakyat kecil.
Ayo kita adakan penghijauan agar penyerapan air lebih baik lagi, jangan tunggu sampai Samarinda terkena bencana banjir.
Mari hentikan penebangan liar, eksploitasi batu bara yang kian merajalela dan pembangunan perumahan yang sangat memberikan dampak terhadap lingkungan kita
Ayo keruk semua anak sungai yang dangkal yang kini menjadi MCK "Mandi Cuci Kakus" bagi masyarakat pinggiran sungai Mahakam dan tempat pembuangan sampah warga yang tak bertanggungjawab
Rapikan setiap sisi kota yang menjadi lahan prostitusi dan pedagang yang  berjualan tanpa ijin penggunaan tempat
Impian akan kota TEPIAN tak kan terwujud tanpa kerjasama dan kesadaran dari diri kita masing-masing
Nasib kota kita berada ditangan kita semua, jangan ditunda lagi....tak perlu orang lain melakukannya terlebih dulu,
Dimulai dari diri sendiri, lakukan hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya tak lupa mamilah sampah yang basah dan sampah yang kering, mengikuti gotong royong disekitar lingkungan tempat tinggal kita dan galakkan lingkungan hijau disekitar kita. Kelihatannya sederhana tapi membawa manfaat yang besar lho..?
Ayo kita bangun Samarinda kita menjadi lebih baik lagi, agar trade mark kota TEPIAN tidak hanya sekedar Slogan TEduh rapi Aman dan Nyaman.



"SELAMAT ULANG TAHUN SAMARINDA KU"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.