Cari Postingan

Terjemahkan Blog dengan klik bendera yang ada dibawah ini :

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Berbagi Ilmu pada Peserta Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan Pola 32 Jamlat, Perpustakaan Provinsi Kaltim

Mendapat telepon dan Surat dari Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk sharing ilmu pengelolaan perpus yang diselenggarakan hari ini sempat membuatku sedikit bimbang apakah berjalan lancar atau tidak. Alhamdulillah apa yang saya takutkan ternyata salah dan kegiatan ini berjalan lancar dan sukse.

Kunjungan Studi Pembelajaran Peserta Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan Pola 32 Jamlat, dilaksanakan hari ini Kamis, 16 Nopember 2017, dengan jumlah peserta sebanyak : 35 Peserta yang berasal dari 5 Kecamatan di Kutai Kartanegara yang berada di Wilayah Binaan PT. Total Indonesie dengan 5 orang pendamping yang berasal dari Dinas Perputakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur. Peserta diklat mayoritas adalah Guru Bahasa Indonesia yang diberi tanggung jawab tambahan sebagai Kepala Perpustakaan, di Unit sekolahnya masing-masing.

Tim diterima oleh Kepala Sekolah SD Islam Bunga Bangsa, Ibu Yeny Duwi Seviawati, ST. Dalam Sambutannya beliau meyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah memberi kepercayaan pada perpustakaan Bunga Bangsa menjadi Perpustakaan contoh buat sekolah-sekolah lainnya, dan merupakan cambuk buat kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pada perpustakaan kami dimasa-masa yang akan datang. Semoga setelah mengunjungi perpustakaan kami, Bapak dan Ibu dapat menerapkannya pada sekolah masing-masing. Ambil dan tiru hal-hal yang baik dari sekolah ini.

Terima Kasih kerjasama tim manajeman sekolah yang membantu hingga acara ini berjalan lancar.

Bertambah 5 judl buku lagi untuk koleksi TBM ku

Alhamdulillah, sabtu 13 November 2017, kiriman paket buku dari mbak Ai Masni aku terima. kelima buku ini untuk menambah koleksi TBM iqro. dengan judul :

1. Balada Orang-orang Tercinta
2. Tahi Lalat
3. Dalam Sajak
4. Air Mata Kumari
5. Sajak Ladang Jagung

semoga buku-buku sastra ini bermnfaat untuk para pembaca TBM ku

Ketempatan Agenda Sabtu Silaturahmi "SASI" di Rumah

Dikemas dengan sebutan Sabtu Silaturahmi atau SASi, diagendakan sebulan sekali berkunjung dari satu rumah ke rumah lainnya. Yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi sesama kawan kerja dan mengetahui domisili masing2, walau tempat yang dituju sangat jauh, tak jadi penghalang pertemuan ini.

Sempat kalang kabut dengan dimajukannya agenda SASI tak lantas membuat kegiatan ini tak berjalan seperti biasanya. meski harus menerima tamu sendiri tanpa bantuan saudara yang sibuk dengan jadwal berbenturan, pada akhirnya saya memesan makanan jadi berupa Bakso dan tambahan gado-gado siram Surabaya olahanku sendiri. Bulan Depan SASI ketempatan dirumah Kepala Sekolah SD Islam Bunga Bangsa Ibu Yeny Duwi Seviawati, ST

Terima buat kawan2 guru, jajaran yayasan dan manajemen TK yang sudah menyempatkan hadir.

Terima kasih bu Sri Kaminah yang sempat mengabadikan momen ini. maklum tuan arumah sibuk melayani tamu.

Reuni Bersama Teman-teman di Kantor yang Lama


Ahad, 05 November 2017, kami menghadiri resepsipernikahan putri kedua Cie Siu Ing dan Ko Edi, wal hasil pada resepsi tersebu, kami jadi seperti reuni temu kangen kawan-kawan ditempat kerja yang lama. bertemu Ko Ahong dan Cie Chai Lien, bertemu nando, bertemu mbak yaya, bertemu Lim Hau Fen dan Acun. lama tak jumpa kami seperti kembali kemasa-masa masih sekantor dulu.




Kegiatan Penyelarasan Bahan Bacaan Hari Kedua

Setelah peresmian secara simbolis oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, agenda kami keesokan harinya adalah merevisi naskah dan menyelaraskan bahan bacaan, sesuai dengan ketentuan Puskurbuk.

satu pesan Menteri Pendidikan Bapak Prof. Dr. Muhadjir Efendi, M.AP. yang mengingatkan  penulis, untuk menggunakan bahasa pembaca, bukan bahasa kita. “Usahakan ketika kita menulis, harus membayangkan siapa sebetulnya yang nanti akan berdialog dengan karya kita” Jelas Pak Muhadjir. Beliau menambahkan bahwa “Penulis yang baik pasti akan berusaha untuk menggunakan bahasa pembaca”tegasnya. “Harus ada moral cerita dalam tulisan kita”.


Penyediaan bahan bacaan literasi yang dilakukan oleh Badan Bahasa melalui Pusat Pembinaan pada tahun 2017, dilakukan melalui Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2017, dan telah menghasilkan bahan bacaan yang bertema lanskap dan perubahan sosial masyarakat perdesaan dan perkotaan, kekayaan bahasa daerah, pelajaran penting dari tokoh-tokoh Indonesia, kuliner Indonesia, dan arsitektur tradisional Indonesia. Bahan bacaan tersebut telah melalui berbagai proses penilaian dan perbaikan. Saat ini, bahan bacaan tersebut sudah masuk pada tahap akhir penyelarasan buku berdasarkan hasil penilaian dari Puskurbuk, Kemendikbud. Semua proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan bahan bacaan yang layak bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

“Tahun lalu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menerbitkan 165 buku bacaan cerita rakyat. Tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah menyerahkan 226 buku bahan bacaan kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan untuk dinilai, dan selanjutnya akan diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa jika lolos,” jelas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Tahun ini, dari 727 naskah yang masuk, telah terpilih 120 naskah bacaan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Aspek yang ditinjau dan diperbaiki adalah kesesuaiannya dengan tingkat pendidikan, materi yang mendukung budi pekerti, penggunan bahasa Indonesia, dan aspek grafika.



Penyelarasan Bahan Bacaan Tahap 2

Setelah pertemuan Penulis Tahap I pada 6-8 Juni 2017 untuk merevisi naskah mereka sesuai dengan masukan dewan juri sayembara, hari ini, Bertempat di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, sebanyak 110 Penulis kembali menghadiri pertemuan penulis tahap ke-2 dalam rangka penyelarasan bahan bacaan literasi dengan slogan "Penulis Bahan Bacaan, Pencerah Masa Depan". Kegiatan yang digelar oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) selama tiga hari, sejak tanggal 5—7 Oktober 2017. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan buku berdasarkan rekomendasi dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), serta memperkuat pemahaman penulis mengenai bacaan yang baik dan layak digunakan serta dapat menumbuhkan budi pekerti.

Undangan Pertemuan Penulis Tahap 2


Menjadi salah satu dari 120 orang yang terpilih dari 727 Naskah buku yang masuk. membuat aku sebagai penulis pemula menjadi surprise. Jika diumpamakan, dalam dunia kepenulisan aku masih bayi yang baru lahir, yang belum memahami banyak soal tulis menulis. masih banyak hal yang perlu aku pelajari dari para senior  di pemenang Lomba GLN 2017.

Berangkat dari rumah pada pukul 00.00 Wita Dini hari, aku memulai perjalanan menuju Balikpapan untuk kemudian terbang ke Jakarta. ya, Hari ini  sebagai pemenang Bahan Bacaan Literasi GLN 2017 kami kembali diundang ke jakarta untuk mengadakan penyelarasan bahan literasi yang telah melalui proses pengoreksian oleh Puskurbuk. Kami akan berada di Jakarta mulai tanggal 05 Oktober 2017 hingga  07 Oktober 2017 mendatang.

Temu kangen dengan teman sekamar saat di LPMP bulan Juni lalu dan Siap-siap begadang untuk menyelesaikan revisian buku. jadi agenda kami tiga hari kedepan. semoga berjalan lancar tanpa hambatan. Aamiin






Undangan Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga"

Berkat kebaikan dan kemurahan hati seorang kawan yang juga seorang penulis hebat, akupun mendapat undangan Peluncuran Buku "Ekspedisi Kudungga, Menelusuri Jejak Peradaban Kutai" yang dilaksanakan pada hari Jum'at. 25 Agustus 2017, bertempat di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Kehadiranku disana bersama Bunda FItri Susilowati, sebagai Undangan Pengurus GPMB Provinsi Kaltim, dimana kami sama-sama berada di bidang "Pengembangan Strategi dan Pembudayaan Kegemaran Membaca"

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kalimantan Timur Syafrudin Pernyata dan Zularfi dari Museum Mulawarman menjadi nara sumber dalam acara diskusi yang menyertai peluncuran buku ini.

Kudungga bukanlah sebuah nama yang popular. bagi kita  Padahal, ia adalah raja pertama di kerajaan tertua di Nusantara, Kerajaan Kutai di Muara Kaman, Kalimantan Timur. “Tak banyak yang bisa diingat dari namanya,” ujar Mardiyah Chamim. "Kudungga" seperti yang tertulis pada Prasasti Yupa - merupakan kakek dari raja ternama Mulawarman. Tapi memang tak banyak informasi tentang Kudungga, bahkan di buku-buku sejarah di sekolah. Buku ini dibuat untuk menambah kepustakaan tentang Kudungga dan kerajaannya. Buku ini bukan dokumentasi dari sebuah ekspedisi akademis ilmiah. “Buku ini lebih tepat disebut sebagai kumpulan catatan dari perjalanan jurnalistik tim Ekspedisi kami”, Ucap Beliau.

Dalam buku yang memiliki ± 264 halaman ini juga mengungkap kekayaan Alam Bumi Kalimantan Timur. dan dicetak dengan jumlah terbatas.

Kemeriahan Agustusan di TBM Iqro

Ahad, 20 Agustus 2017, sejak pagi, puluhan anak-anak telah memadati Halaman TBM Iqro untuk ikut serta memeriahkan HUT RI ke 72 dengan mengikuti beberapa lomba yang diadakan oleh TBM Iqro, bekerjasama dengan GPMB Provinsi Kaltim. mereka mengerumuni tempat pendaftaran Ulang aneka lomba yang akan mereka ikuti.

Jenis Lomba yang diadakan diantaranya :

Lomba Literasi Kategori TK dan SD
1. Lomba Mengisi Ulat Buku
2. Lomba Mewarnai
3. Lomba Membuat Puisi

Diklat "Komunitas Baca" Kantor Bahasa Kaltim

Dalam rangka menjalankan dan mensukseskan program "Gerakan Literasi Nasional", Kantor  Bahasa Kalimantan Timur, melaksanakan kegiatan Pembinaan Komunitas Baca bertempat di Aula Serba Guna SMK Negeri 1 Samarinda, yang berlangsung sejak tanggal 2-4 Agustus 2017. dengan mengangkat tema "Majukan Bahasa dan Sastra Indonesia, Rekatkan Kebhinekaan"

Kegiatan diikuti sebanyak 42 Peserta yang berasal dari 13 komunitas baca. 1 Pustakawan, 15 Taman Bacaan Masyarakat,, dan 12 dari lembaga Bahasa.

Seperti yang disampaikan Oleh Kepala Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Bapak Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum, saat membuka kegiatan ini, "pembinaan kepada Komunitas Baca ini bertujuan, untuk meningkatkan semangat pegiat literasi sekaligus mempertemukan komunitas-komunitas yang ada di Kalimantan Timur, agar dapat menjalin kerjasama dan saling sharing tips dan dalam menumbuh kembangkan Minat Baca di Kalangan Masyarakat".

Harapan beliau, dengan kegiatan ini nantinya akan semakin banyak bermunculan Komunitas Literasi dan Taman Bacaan Masyarakat. serta relawan pegiat literasi, baik dilingkungan masyarakat, sekolah, dan anak-anak. sehingga Tujuan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa bisa tercapai dan kita wujudkan bersama.

Perjalanan Wisata Religi Ke Kutai lama

Photo By : Weni Herera

Minggu 09 Juli 2017, bersama rekan komunitas Jelajah, kami mengikuti pra Lounching Wisata air dengan trayek baru Menuju Kutai Lama, tujuan wisata kami kali ini adalah mengunjungi 3 makam bersejarah yang berada di Kutai lama yang merupakan cikal bakal sejarah islam di Kerajaan Kutai Kartanegara.

Desa Kutai Lama Kabupatan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Salah satu kawasan bersejarah yang menjadi salah satu obyek wisata religi bagi sejumlah warga baik dari Kaltim maupaun dari luar Pulau Kalimantan. Desa ini masih belum terkenal sebagai kawasan wisata. Wilayah ini menjadi salah satu desa di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar, dibawah Kesultanan Kutai Kartanegara yang dikenal dengan sejarah Kerajaan Hindu-Budha yang pertama di Indonesia.

Pertemuan Penulis Bahan Bacaan gerakan literasi Nasional 2017


Mimpi menjadi nyata... mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan rasa bahagia yang tengah kurasakan saat ini. setelah mendapat pengumuman 19 Mei 2017 yang lalu, menyatakan buku Monas dan Kwarnas dinyatakan sebagai salah satu diantara 120 Naskah terpilih dari 727 Naskah yang diterima oleh "Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan" pada Gerakan Literasi Nasional Tahun 2017. 

Hari ini, Selasa, 06 Juni 2017 hingga 08 Juni 2017, akan mengikuti kegiatan Pertemuan Penulis Bahan Bacaan GLN 2017, bertempat di LPMP Pusat, Jalan Nangka No.1, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, selama 3 hari dengan agenda yang telah ditentukan oleh Panitia dalam daftar Lampiran Undangan kepada setiap peserta.

Acara di Buka Oleh Kepala Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Bapak Prof.Dr.Gufran Ali Ibrahim, M.S, dilanjutkan dengan Sambutan dari  Prof.Dr. Dadang Soenandar, M. Hum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kabid Pembelajaran Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Bapak Dr. Fairul Zabadi

"Menulis tidak hanya sebagai pelampias hoby namun niatkan sebagai upaya memajukan anak bangsa melalui Bahan Bacaan demi mensukseskan Gerakan Literasi Nasional" ( Prof.Dr. Dadang Soenandar, M. Hum), Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan