Cari Postingan

Terjemahkan Blog dengan klik bendera yang ada dibawah ini :

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

KARYA SENI ALLAH PADA SEBAB-SEBAB ALAMIAH

Mohon informasikan segala koreksi dan perbaikan yang Anda temui.
Manusia menganggap segala sesuatu merupakan hal-hal yang terjadi secara alamiah. Logika dari "bayangan disebabkan oleh adanya kehadiran Matahari" mencegah orang melihat keajaiban dalam hidup. Bagi kebanyakan orang, keajaiban adalah "rantai sebab-sebab alamiah." Berikut ini merupakan contoh bagaimana istilah ini datang:
Roti dibuat di toko roti. Roti terbuat dari tepung di toko roti. Tepung dibawa ke toko roti dari pabrik. Pabrik menerima tepung dalam bentuk gandum dari distributor. Distributor memperoleh gandum dari petani, dan petani memperoleh gandum dari tanah garapannya... Ada sistem sebab-sebab alamiah yang menyebabkan orang percaya Namun, jika dipikirkan secara jernih, rantai ini pada kenyataannya merupakan "rantai keajaiban" yang setiap detilnya telah ditetapkan oleh Allah. 
Allah mengungkapkan dalam satu ayat bagaimana asal muasal Dia membuat matahari setelah selesainya penciptaan bayangan: 

menghadapi hacker

tangan-tangan terampil
Perseteruan mengenai cara mudah hack akun facebook teman semakin panas. Ya, itulah blogiztic.com orang-orang yang suka jahil dan kalau cara hack atau kunci akun nggak berhasil dan tidak berulang-ulang merasa belum terpuaskan akibatnya berkicau seperti burung dalam sangkar. Coba kalau mereka yang kena hack atau akunya dikunci orang lain, bagaimana tuh? Pasti sama seperti anda yang kena hack atau akunya terkunci.
Postingan kali ini hanya memberi pertanyaan kepada orang yang mengunci Akun dan menghack akun orang lain :

1. Apa motifasi anda ..?
2. Sudah Puaskah anda ..?


Tapi jangan balas dendam lho, nggak baik.
Kemarin ada orang yang akunnya telah terkunci, namun mereka hanya berucap, ya sutralah...biarkan si Hacker sibuk dengan dirinya sendiri..

Satu pesanku " Hacker...jangan berlebihan deh. .":)

Aku dan Security


Pagi ini kesabaranku diuji, 
"Maaf Bapak Korannya mau saya ambil..", 
dengan nada kesal dan wajah menakutkan Kepala security itu ngedumel, 
"Baru saja dibaca , koran dibeli untuk dibaca..",

"Silahkan membaca pada tempatnya", balasku sambil tersenyum,


dalam hati  kalo menurutkan emosi, mulut ini ingin berkata 
"Emang bapak digaji hanya untuk membaca koran...", 
tapi  kutahan semua itu 
"Yang  Waras mengalah", gumam hati

Ketika itu aku HARUS memposisikan diri tidak dalam keadaan yang sama.

karena,, beberapa hari ini aku pun sedang dalam keadan "bete abizzzz di kantor".

hmm.. jawaban yang aku berikan pagi ini aku nilai cukup bijak : 


Dan! harusnya jawaban itu juga bisa aku lempar untuk diriku sendiri. ya....

Menasehati orang lain lebih mudah daripada menasehati diri sendiri

Terkadang diri kita sendiri adalah pemberi advise yang baik, tetapi bukan penerima advise yang baik.


ya.... sutralah..., Aku harus mensyukuri semua ini, Benar kata Bapak Sukri Pawira, S.Ag
Sabar itu mudah diucapkan tapi sulit untuk dilaksanakan

“Cobalah Belajar tuk Mengerti....."

Anas radliyallah ‘anhu meriwayatkan sebuah hadits secara marfu’, Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya cobaan. Jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan mengujinya dengan cobaan. Barang siapa yang ridha atas cobaan tersebut maka dia mendapat keridhaan Allah dan barang siapa yang berkeluh kesah (marah) maka ia akan mendapat murka Allah.
Seorang kawan berkata dengan mengeluh dan airmata,
“ALLAH belum mempercayai saya memiliki seorang putra?”, Ujarnya. “Telah lama aku memohon dan meminta padaNya satu hal saja. Kuiringi semua itu dengan segala kataatan padaNya. Kujauhi segala larangannya. Kutegakkan yang wajib. Kutekuni yang sunnah. Kutebarkan shadaqah. Aku berdiri di waktu malam. Aku bersujud di kala dhuha. Aku baca KalamNya. Aku upayakan sepenuh kemampuan mengikuti jejak RasulNya. tapi hingga kini ALLAH belum mewujudkan harapanku itu. Sama sekali.”

Variasi Blog Agar terlihat menarik

 Banner Selamat Datang

Link Situs berikut :  http://www.flashvortex.com/buttons.php



 Jam Islami


Bunga Untuk Ibu

Pagi itu, seorang pria tampak turun dari mobil mewahnya. Ia bermaksud untuk membeli sebuah kado di kompleks pertokoan itu.  Besok adalah hari Ibu, dan ia bermaksud untuk membeli lalu mengirimkan sebuah hadiah lewat pos untuk ibunya di kampung. Seorang Ibu yang pernah ia tinggal pergi beberapa tahun lalu untuk kuliah, mencari nafkah, dan mengejar kesuksesan di kota besar ini.
Langkah-langkah pria itu terhenti di depan sebuah toko bunga. Ia melihat seorang gadis cantik. Ternyata, gadis itu adalah adik tingkatnya semasa kuliah dulu. Gadis itu terlihat sedang memandangi lesu rangkaian bunga-bunga indah di etalase.  Matanya terlihat dengan jelas tengah berkaca-kaca, air mata nya hendak meleleh, seperti akan menangis.

Mencari Kesempurnaan

Bertanya
Murid bertanya pada gurunya...

murid : Bgmn caranya agar kita mendapatkan sesuatu yg paling sempurna dlm hidup...?

Guru : Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yg paling indah menurutmu & jangan pernah kembali kebelakang....

...Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, si murid kembali dgn tangan hampa . . .

Lalu guru bertanya: Mengapa kamu tdk mendapatkan bunga 1 pun...?

Murid : Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tdk memetiknya karena aku pikir mungkin yg di depan pasti ada yg lbh indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yg aku lihat tadi adalah yg terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi...!

Dgn tersenyum guru berkata:

"Ya, itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, krn sejatinya kesempurnaan yg hakiki tdk pernah ada, yg ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan....

Marilah kita sadari bahwa apa yg kita dapatkan hari ini adalah yg terbaik menurut Allah dan jangan pernah ragu, krn kesadaran itu akan menjadikan kita menikmati menjalani hidup ini tanpa mengharapkan penghargaan....

share by Primayudha Amru

Selamat Ulang Tahun Putriku.......


Foto terindah dari Ayah, Ibu dan Ade

Pagi buta jam menunjukkan pukul 03.00 Dini hari Kamis
18 Oktober 2001 kau  menapakkan kakimu pertama kali di Dunia
Air mata bahagia kamipun menyertaimu anakku
Pelukan sayang dan Azan dikumandangkan ayah di telingamu
Dengan segudang asa yang menyertainya
Putri Soleha, Patuh perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
Patuh Orang Tua dan Sayang keluarga
Karena kalian kelak menjadi kunci surga Ayah dan Ibu

Hari ini, 10 tahun sudah lamanya kamu menghuni Alam ciptaan Allah
Harapan Ayah dan Ibu masih sama seperti saat pertama kali hadirmu
Sebuah asa pun bertambah... Sayangi Kakak, Adik dan menyambung silaturrahmi
Karena kelak jika Ayah dan Ibu sudah tak ada
Kalian harus saling menyayangi dan menghormati

Senyumanmu, ceriwismu, bandelmu tlah menghiasi kehidupan Ayah dan Ibu

Selamat Ulang Tahun Anakku.
Alma Fadilla Putri




Kanker Serviks – Penyebab, Tanda-Tanda, Cara Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks

Sumber Pro Kaltim, 18-10-2011 Hal 25


Sekilas tentang kanker serviks?
Artikel kesehatan kali ini berbicara tentang Kanker Serviks. Kanker Serviks (Cervical Cancer) atau kanker mulut rahim? memang bukan nama yang asing. Terutama bagi kaum wanita merupakan momok paling mengerikan. Berikut 13 fakta tentang kanker serviks yang wajib kita ketahui :
1. Apa itu kanker serviks? kenali dah cegah yuk !
Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).

Cemburu "Alat" sederhana penjaga cinta

Sedikit pasangan bisa nyaman dengan perasaan cemburu, Wajar Sih, tapi...
  
Benarkah Cemburu Tanda Sayang? Sifat cemburu ini adalah naluri manusia yang memang sukar dibendung. Ramai orang beranggapan bahwa wanita lebih sering cemburu dibandingkan pria. Sebenarnya dalam soal ini, Pria atau wanita sama, sifat cemburu ini ada pada setiap manusia. Cuma kita perlu bijak dalam mengawal perasaan cemburu. Jadi Pikirlah mana yang baik dan mana yang buruk.

DI era teknologi seperti sekarang, komunikasi menjadi lebih mudah dengan adanya SMS (Short Message Service), FB (facebook), twitter serta fasilitas messenger khusus dari smartphone yang populer itu.


Arti Ayah untuk seorang Gadis kecil

putri dan putraku harus ikut membaca ini agar ia tahu betapa beruntungnya ia masih memiliki ayah.
       
             Gadis kecil itu sedang bersiap-siap ke sekolah, ia menghabiskan sarapan paginya penuh semangat. Hari ini adalah hari dimana ia harus berbicara tentang ayah. Ibu kelihatan kuatir karena tahu apa yang hadapi putrinya nanti. Ia berbisik agar si kecil yang ceria tak usah masuk sekolah saja hari ini, tetapi si anak berkuncir dua itu hanya tertawa dan berkata ini’”ini kesempatan memberitahu teman-temanku siapa sebenarnya ayahku, ibu”
             Mereka tiba di ruang pertemuan sekolah. Ruangan itu ramai dengan para ayah yang menemani putra-putri mereka, malah beberapa dari ibu mereka juga ikut mendampingi. Hanya si gadis kecil yang duduk bersama ibunya. Ibunya menunduk menyembunyikan kegalauan sementara si putri sibuk menyapa teman-temannya dengan riang.

             Satu persatu anak-anak maju ke depan, bercerita tentang ayah mereka. Si gadis kecil memperhatikan dengan seksama membuat si ibu semakin gundah. Tangannya yang gemetar tak mampu mengusir kekuatiran menunggu giliran si gadis kecil.
              Akhirnya tibalah giliran si gadis kecil. Saat ia berdiri, sang ibu sempat ragu namun si gadis kecil meraih tangannya dan mengajaknya ke depan. Mereka berjalan di tengah pandangan sinis orang-orang yang berbisik “ayah macam apa yang tak bisa menemani putrinya di hari sepenting ini.” Si ibu duduk di mana seorang ayah seharusnya duduk menemani si gadis kecil dan di depannya si gadis kecil memulai kisahnya tentang ayah.
              “Ayah yang kukenal bukanlah ayah yang menemaniku bermain bola, bukan ayah yang bisa menciumku setiap saat dia inginkan, bukan ayah yang bisa kusambut ketika ia pulang kerja, juga bukan ayah yang bisa membelaku saat aku diganggu anak yang nakal, dia  juga bukan ayah yang bisa menemaniku saat aku sedang sakit, bahkan ayah tak pernah mengucapkan selamat ulang tahun untukku walaupun sekali saja. Tetapi bukan karena ayahku jahat atau terlalu mementingkan pekerjaannya, ayahku mungkin terlalu baik hingga Tuhan ingin ayah bersamaNya. Aku tak membenci Tuhan karena aku tahu Tuhan sangat sayang padaku dan Ayah, Tuhan pasti punya rencana lain untuk kami hingga ia memisahkan aku dan ayah.”

                Gadis kecil terdiam dan memandang kesekelilingnya, menatap wajah-wajah di hadapannya, “Ayah memang tak pernah ada di sisiku, tapi ia menemaniku setiap saat. Setiap kali aku bersedih, aku hanya tinggal menutup mataku sejenak dan memanggil namanya. Ia akan datang meskipun cuma aku yang tahu karena hatiku merasakannya. Ketika aku rindu menatap wajahnya, foto ayah akan menemaniku dalam tidur. Ayah memang tak bisa mengajariku bermain ataupun belajar, tapi ia mengajariku menjadi anak yang mandiri karena aku tak punya ayah yang membantuku, aku belajar menjadi anak yang berani karena tak ada ayah yang membelaku, aku belajar menjadi anak berprestasi karena aku ingin ayahku bangga di surga sana, aku ingin berhasil menjadi dokter karena aku ingin ibu punya alasan untuk melanjutkan hidupnya.”
              Lalu ia diam sejenak, menutup mata dan berbisik, “aku beruntung karena ada ibu yang menemaniku, yang membantuku mengenal ayah sejak aku bayi dan aku tahu ayah ada di sini, melihatku dengan senang karena aku sudah memperkenalkannya pada semua agar semua orang tahu betapa berartinya ayah bagiku. Suatu hari nanti jika aku bisa bertemu dengannya di surga, aku akan berkata aku mencintainya dan selalu bangga menjadi anaknya.”
Semoga Para ayah sekarang menyadari betapa berartinya kehadiran mereka untuk anak-anak mereka. :) 
Sumber : Rumah Bunda

Sayangilah Apa Yang Allah Berikan Kepadamu



Ditulis Oleh : Nadia Meutia  Yuniardo, 7 Oktober 2011

Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.
Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.